Ruang Sisa
Sebagai manusia ternyata kita harus selalu menyiapkan ruang untuk kecewa ya? Seringkali manusia itu lupa setiap kebahagiaan dan kebaikan selalu beriringan dengan kekecewaan Terkadang manusia hanya ingin membagikan kisahnya, kebaikannya, dan kesenangannya tanpa ada pemikiran akan komentar manusia lainnya tapi ternyata tidak semua manusia menerima apa yang ingin di sampaikan oleh manusia, Terlalu baik hatinya terlalu riuh pikirannya sehingga manusia lain mengira hal lain terjadi pada dirinya, hanya saja tak bisa mengungkapkan kata dan kalimat manis dari mulutnya karena terbiasa hidup dalam senyapnya dunia. Dan rupanya menjadi dewasa tidak mudah adanya, ketika kecil kita selalu ingin menjadi dewasa, namun setelah dewasa ternyata besar juga badainya Siapa sangka ternyata menjadi dewasa harus memiliiki banyak muka, tidak bisa menjadi apa adanya seperti saat kita belia, jika kita menunjukkan sedikit saja rasa apa adanya maka semua kata akan mudah menjadi sasaran ...





